Sanggau, Pojok30.id – Tangis kecil bercampur tawa terdengar di lokasi sunatan massal yang digelar di Kabupaten Sanggau, Sabtu (14/2). Di balik rasa tegang yang dirasakan para peserta, tampak senyum lega para orang tua yang merasa sangat terbantu dengan adanya kegiatan sosial tersebut. Kegiatan yang diinisiasi bersama berbagai elemen masyarakat ini berlangsung hangat dan penuh kebersamaan.
Jamaah Yasin Wali Songo dan Sholawat Jamuniro kembali menunjukkan komitmen sosialnya melalui kegiatan sunatan massal yang digelar pada Sabtu, 14 Februari 2026, pukul 07.30 WIB. Kegiatan ini menjadi wujud kepedulian nyata terhadap masyarakat, khususnya keluarga yang membutuhkan layanan kesehatan bagi anak-anak mereka. Ketua Jamaah Yasin Wali Songo, Sutrisno, menegaskan bahwa kuota peserta dibatasi hanya 15 anak guna memastikan pelayanan medis berjalan maksimal dan sesuai standar kesehatan. “Saat ini sudah ada 10 anak yang terdaftar dan sudah dilaksankan sunatan massal Pembatasan kuota dilakukan untuk menjaga kualitas pelayanan serta memastikan setiap peserta mendapatkan penanganan medis yang aman dan terkontrol”.

Salah satu orang tua peserta mengaku sangat terbantu dengan adanya sunatan massal ini. Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil, biaya khitan sering kali menjadi beban tersendiri. “Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Anak saya bisa ikut sunat tanpa harus memikirkan biaya besar,” ungkapnya dengan mata berkaca-kaca. Panitia memastikan seluruh proses dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional dengan memperhatikan kebersihan, sterilisasi alat, serta kenyamanan anak-anak.
Para peserta juga mendapatkan pendampingan agar tetap tenang selama proses berlangsung. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong masih kuat di tengah masyarakat. Kolaborasi antara organisasi kemasyarakatan, aparat, tenaga medis, dan warga menghadirkan aksi nyata yang membawa manfaat langsung bagi masyarakat Kabupaten Sanggau. (Red)













