POJOK30.ID — Jumat (26/9/2025) kemarin, Pemerintah Desa Noyan, Kecamatan Noyan menggelar Musyawarah Desa (Musdes) guna menyusun Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) tahun anggaran 2026.
Musdes menjadi forum strategis dalam menentukan arah pembangunan desa. Proses ini tidak hanya mendengarkan usulan masyarakat dari setiap dusun, tetapi juga menjadi sarana penyelarasan program dengan prioritas pembangunan di tingkat kecamatan maupun kabupaten.
Ketua BPD Noyan, Marsiana Sopia, menuturkan musdes menjadi momentum penting untuk menyatukan gagasan masyarakat. Menurutnya, hasil kesepakatan ini akan menjadi dasar dalam perumusan RKPDDes yang akan diajukan ke tingkat kabupaten.
“Musyawarah ini bukan hanya formalitas, tapi wadah untuk menyerap aspirasi masyarakat dari tiap dusun. Semua usulan akan kita bawa ke tahap berikutnya agar pembangunan di Desa Noyan semakin merata,” kata Marsiana.
Kapolsek Noyan, Iptu Gunawan Carda menekankan pentingnya musyawarah desa sebagai wadah aspirasi yang harus mengedepankan keterbukaan dan semangat gotong royong. Proses perencanaan harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Penyusunan RKPDDes harus transparan, akuntabel, serta mampu mengakomodasi setiap aspirasi warga. Polsek Noyan berkomitmen menjaga keamanan agar proses pembangunan berjalan lancar dan kondusif,” ujarnya.
Selain aspek keamanan, Kapolsek juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut mengawal jalannya perencanaan hingga tahap pelaksanaan.
Dalam forum tersebut, peserta Musdes menyepakati sejumlah usulan prioritas. Pembangunan infrastruktur jalan, jembatan, penyediaan air bersih, serta penyiapan lahan untuk kegiatan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) menjadi fokus utama. Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pendidikan dan ekonomi juga menjadi perhatian bersama. (RHD)













