LAMPUNG SELATAN |Pojok30.id | Bakauheni Harbour City (BHC) bersiap menjadi pusat keramaian baru di kawasan pesisir Lampung Selatan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) menggelar rangkaian kegiatan yang memadukan olahraga, musik, kuliner, budaya hingga aktivitas komunitas dan keluarga mulai 26 September hingga 4 Oktober 2026.
Rangkaian agenda tersebut tidak sekadar menawarkan hiburan. ASDP mendorong Bakauheni Harbour City semakin dikenal sebagai destinasi wisata waterfront di gerbang Pulau Sumatra.
Puncak kemeriahan dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026, melalui dua agenda utama, yakni Siger Sore Run dan Siger Sounds Project.
Sebelum puncak acara, masyarakat sudah dapat menikmati sejumlah kegiatan mulai 26 September 2026, antara lain Siger Culinary Village, Siger Culture Fest, Siger Community Showcase, dan Siger Kids Festival.
Berbagai kegiatan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang ingin menikmati kawasan BHC bersama keluarga, teman maupun komunitas.
Siger Sore Run, Menikmati Bakauheni dari Lintasan Lari
Salah satu agenda yang menjadi perhatian adalah Siger Sore Run. Mengusung tema “Escape the Routine, Run the Route”, kegiatan ini menawarkan pengalaman berlari sekaligus menikmati suasana kawasan pesisir Bakauheni.
Peserta dapat memilih kategori 3K dan 7K. Lari dijadwalkan dimulai pukul 16.00 WIB dari Siger Park, sehingga peserta dapat menikmati atmosfer sore di kawasan Bakauheni Harbour City.
Corporate Secretary ASDP Windy Andale mengatakan, rangkaian kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan BHC sebagai destinasi yang dapat dinikmati berbagai kalangan.«
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami mengajak masyarakat keluar sejenak dari rutinitas dan menikmati pengalaman berbeda di Bakauheni,” ujar Windy.»
Menurutnya, masyarakat tidak hanya diajak berolahraga, tetapi juga dapat menikmati kuliner, budaya, hiburan serta berbagai aktivitas bersama keluarga, teman dan komunitas.
Malam Hari Berganti Musik, Siger Sounds Project Siap Digelar
Setelah aktivitas olahraga pada sore hari, kemeriahan BHC berlanjut pada malam hari melalui Siger Sounds Project di Amphitheater Siger Sea View.Mengusung tema “Satu Panggung Beragam Jiwa”, konser tersebut menghadirkan sejumlah musisi, di antaranya Enau, Ari Lesmana, Firza, serta Mr. Jono & Joni.
ASDP menilai perpaduan olahraga, musik, budaya dan wisata dapat menciptakan pengalaman yang lebih lengkap bagi masyarakat yang datang ke Bakauheni.Windy menegaskan, BHC diarahkan agar tidak hanya menjadi kawasan yang dilewati pengguna perjalanan Jawa–Sumatra.«
“BHC kami dorong bukan sekadar menjadi kawasan yang dilewati masyarakat dalam perjalanan antara Jawa dan Sumatra, tetapi juga menjadi destinasi yang layak dikunjungi dan dinikmati,” katanya.
»Dari Gerbang Penyeberangan Menuju Destinasi Wisata
Pengembangan Bakauheni Harbour City menjadi bagian dari upaya mengaktivasi kawasan tersebut sebagai destinasi waterfront di Lampung Selatan.
Posisinya yang berada di gerbang Pulau Sumatra menjadikan Bakauheni memiliki akses strategis bagi masyarakat yang melakukan perjalanan dari maupun menuju Pulau Sumatra.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, ASDP juga mendorong tumbuhnya aktivitas pariwisata dan perekonomian di Bakauheni serta wilayah sekitarnya.
“Kami mengajak masyarakat Lampung maupun dari berbagai daerah untuk datang dan merasakan langsung keseruan rangkaian kegiatan ini. Sampai jumpa di Bakauheni Harbour City dan mari nikmati keseruan di Beranda Sumatra,” ujar Windy.
Pendaftaran Siger Sore Run Segera Ditutup
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti Siger Sore Run, pendaftaran masih dibuka hingga 25 September 2026.
Biaya registrasi ditetapkan sebesar:-
Kategori 3K: Rp175.000-
Kategori 7K: Rp225.000
Informasi pendaftaran Siger Sore Run dan tiket Siger Sounds Project dapat diperoleh melalui kanal resmi ASDP dan Bakauheni Harbour City.
Pendaftaran Siger Sore Run juga tersedia melalui https://bit.ly/SigerSoreRun, sedangkan tiket Siger Sounds Project dapat diakses melalui https://bit.ly/sigersoundsproject.
Dengan rangkaian agenda tersebut, Bakauheni Harbour City bersiap menghadirkan wajah berbeda Bakauheni—bukan hanya sebagai titik persinggahan perjalanan Jawa-Sumatra, tetapi juga sebagai ruang rekreasi, hiburan, komunitas dan aktivitas wisata di Lampung Selatan.***(A.Muli)***












