Iklan DPRD

HEADLINE NEWS | LAMPUNG SELATAN. CURANMOR BERULANG DI SRIPENDOWO: Vario Raib, Beat Juga Hilang, Warga Minta Polisi Bergerak

IMG 20260930 WA0107

LAMPUNG SELATAN – Pojok30.id | Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali terjadi di Desa Sripendowo, Kecamatan Ketapang, Lampung Selatan. Dalam waktu kurang dari dua menit, sepeda motor Honda Vario milik warga dibawa kabur dua orang yang terekam kamera CCTV saat beraksi di depan Toko Ayu Wulan, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.45 WIB.

Motor matik Honda Vario warna hitam kombinasi merah tersebut diketahui milik Gede, warga Dusun Bambu Kuning, Desa Ketapang. Saat kejadian, sepeda motor digunakan istrinya dan diparkir di depan Toko Ayu Wulan di Jalan Raya Ketapang, Desa Sripendowo, RT/RW 06/02.

Rekaman CCTV memperlihatkan dua orang diduga pelaku datang menggunakan sepeda motor. Salah seorang turun dan diduga merusak kontak kendaraan secara paksa, sementara rekannya menunggu di atas sepeda motor.

Korban saat itu sedang berada di dalam toko.

Setelah berhasil membawa motor, pelaku langsung melarikan diri ke arah Jalan Lintas Timur (Jalintim) Trans Sumatera, disusul rekannya.

Gede membenarkan bahwa sepeda motor yang terekam CCTV tersebut merupakan miliknya.

«“Iya bang, itu milik kita, istri saya yang bawa motornya,” ujar Gede, Rabu (30/9/2026).»

Hingga informasi ini dihimpun, Gede mengaku belum melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

BUKAN KALI PERTAMA

Peristiwa tersebut menambah daftar kasus dugaan curanmor yang terjadi di kawasan Desa Sripendowo.

Sebelumnya, sepeda motor milik Ponimin (53), warga RT/RW 06/02, Desa Sripendowo, juga hilang pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

Motor Honda Beat warna hitam kombinasi merah dengan nomor polisi BE 2493 DAF itu dicuri ketika diparkir di samping rumah dalam kondisi dikunci stang. Saat kejadian, Ponimin sedang menunaikan salat Magrib di dalam rumah.

Aksi tersebut juga terekam kamera CCTV.

“Begitu dicek di rekaman CCTV, terlihat seorang pria berbadan tinggi dan kurus membawa kabur sepeda motor. Pelaku menggunakan jaket warna krem dan celana panjang hitam,” ujar Ponimin, Minggu (27/9/2026).

Berbekal rekaman CCTV, Ponimin kemudian melaporkan kejadian tersebut ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Penengahan.

Laporan itu tercatat dalam STTPL/B1-798/IX/2026/SPKT/POLSEK PENENGAHAN/RES LAMSEL/POLDA LPG.

WARGA SEBUT CURANMOR BERULANG

Sejumlah warga di sekitar lokasi mengungkapkan bahwa kasus pencurian kendaraan bermotor disebut telah beberapa kali terjadi di wilayah Desa Sripendowo dalam kurun waktu sekitar satu tahun terakhir.

Ayu Wulan, suaminya, Ponimin, serta sejumlah warga lainnya menyebut beberapa lokasi pernah menjadi tempat kejadian, antara lain kawasan masjid, sekitar SMA Negeri 1 Ketapang, hingga warung dekat SDN Sripendowo.

«“Di Desa Sripendowo ini kejadian seperti ini sudah satu tahun ini berkali-kali. Di masjid dekat sini sudah sering terjadi, kemudian di dekat sekolah SMA 1 Ketapang dan di warung dekat SDN Sripendowo,” ungkap seorang warga.»

Warga juga berharap setiap laporan yang telah disampaikan dapat ditindaklanjuti dan kasus-kasus tersebut segera menemukan titik terang.

KADES IMBAU WARGA WASPADA

Kepala Desa Sripendowo, Artaji, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencurian kendaraan bermotor.

Menurutnya, keberadaan kamera CCTV di sejumlah lokasi diharapkan dapat membantu mengungkap kejadian, namun upaya penindakan dan pengungkapan pelaku merupakan kewenangan aparat kepolisian.

Warga berharap aparat kepolisian dapat mengusut rangkaian kasus tersebut berdasarkan bukti dan laporan yang telah diterima, termasuk rekaman CCTV yang dapat menjadi bahan penyelidikan.

Kasus ini kembali menjadi perhatian warga Sripendowo, terutama karena aksi pencurian kendaraan terjadi di tengah aktivitas masyarakat dan terekam kamera pengawas.(A.Muli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *