Lampung Selatan || Pojok30.id || Semangat peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia terus menggema di berbagai daerah. Salah satu kegiatan yang berhasil menyedot perhatian masyarakat adalah Turnamen Olahraga Domino (ORADO) Garasi Cup 1 yang digelar oleh Anggota DPRD Lampung Selatan Fraksi Partai Gerindra, Nur Arifin, di kediamannya, Desa Kedaton, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (22/8/2026).
Turnamen yang berlangsung selama dua hari, mulai 21 hingga 22 Agustus 2026, menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi olahraga yang diikuti oleh 44 pasangan peserta dari berbagai klub dan pemain perorangan se-Kabupaten Lampung Selatan. Pertandingan dimulai setiap malam pukul 19.30 WIB hingga selesai, dengan puncak pertandingan semi final dan final berlangsung pada Sabtu malam.
Atmosfer kompetisi berlangsung sengit namun tetap menjunjung tinggi sportivitas. Para peserta menampilkan kemampuan terbaiknya hingga menghasilkan empat pasangan terbaik sebagai juara turnamen.
Adapun hasil akhir Garasi Cup 1 ORADO Kedaton adalah sebagai berikut:
– Juara I : Irfan dan Toni-
Juara II : Alfani Joando dan Indrawan-
Juara III : Akmal dan Pulung-
Juara IV : Bustami dan Afni
ORADO Bukan Sekadar Permainan, Tapi Cabang Olahraga ResmiUsai menyerahkan hadiah kepada para pemenang, Nur Arifin selaku Ketua Panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, dan pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, penyelenggaraan Garasi Cup 1 merupakan bagian dari komitmennya untuk memperkenalkan dan mengembangkan Olahraga Domino (ORADO) di Lampung Selatan setelah dirinya mengikuti kepengurusan PB ORADO di tingkat nasional.”
Saya mengucapkan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta. Kegiatan ini memang sudah kami niatkan sejak saya mengikuti PB ORADO di tingkat pusat. Saat itu saya berkomitmen untuk ikut mensosialisasikan ORADO mulai dari tingkat provinsi, kabupaten, kecamatan hingga desa,” ujar Nur Arifin.
Ia menegaskan bahwa ORADO saat ini bukan lagi sekadar permainan tradisional yang dimainkan masyarakat di waktu senggang, melainkan telah berkembang menjadi cabang olahraga yang memiliki aturan resmi dan telah masuk dalam naungan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
“Turnamen ini menjadi bukti bahwa ORADO sudah mampu digelar hingga tingkat kecamatan. Mudah-mudahan ke depan bisa diikuti kecamatan lainnya sehingga semakin dikenal masyarakat luas. Karena ORADO saat ini sudah menjadi salah satu cabang olahraga yang diakui dan masuk dalam KONI,” tambahnya.
Menjadi Wadah Silaturahmi dan Pembinaan Atlet
Di tengah berkembangnya berbagai cabang olahraga modern, ORADO hadir sebagai olahraga yang dekat dengan budaya masyarakat. Selain mengasah strategi dan konsentrasi, olahraga ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarwarga.
Nur Arifin berharap perkembangan ORADO dapat menjangkau seluruh desa dan kecamatan di Lampung Selatan sehingga mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat lebih tinggi.”
Harapan saya, ORADO ini terus berkembang karena sangat positif dan banyak diminati masyarakat. Mudah-mudahan ke depan semakin banyak kecamatan dan desa yang menggelar turnamen serupa sehingga olahraga domino semakin dikenal dan diminati,” harapnya.
Juara Dua: Turnamen Jadi Momentum Memeriahkan HUT RI ke-81
Sementara itu, pasangan peraih Juara II, Alfani Joando dan Indrawan, mengaku bersyukur atas hasil yang diraih dalam turnamen tersebut.
Alfani Joando yang sehari-hari berprofesi sebagai jurnalis media Jejakkasus.info menyampaikan apresiasinya kepada panitia yang telah memberikan ruang bagi para pecinta ORADO untuk berkompetisi secara sehat.”
Alhamdulillah, saya dan Bang Indrawan sangat bersyukur bisa meraih juara dua. Terima kasih kepada panitia yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Kami bangga bisa ikut ambil bagian dalam Turnamen Garasi Cup 1 Kedaton sekaligus memeriahkan HUT RI ke-81,” ujarnya.
Bukti ORADO Semakin Diminati Masyarakat
Keberhasilan Garasi Cup 1 Kedaton menjadi sinyal positif bahwa ORADO semakin diterima sebagai olahraga masyarakat yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Tingginya antusiasme peserta dan dukungan masyarakat menunjukkan bahwa olahraga berbasis strategi ini mampu menjadi alternatif kegiatan positif sekaligus sarana memperkuat kebersamaan.
Melalui turnamen seperti Garasi Cup 1, ORADO tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan, persaudaraan, serta upaya melestarikan permainan yang kini telah bertransformasi menjadi olahraga prestasi.
Dari Desa Kedaton untuk Lampung Selatan, Garasi Cup 1 ORADO Sukses Cetak Juara dan Gaungkan Domino sebagai Olahraga Prestasi.(A.Muli)












