Iklan DPRD

BREAKING NEWS: Carry Tanpa Pelat Diduga Hilang Kendali, Tabrak Rumah Warga di Kalianda, Dua Orang Tewas

LAMPUNG SELATAN || P Kecelakaan maut terjadi di Desa Canggu, Kecamatan Kalianda, Kabupaten Lampung Selatan, Selasa (22/7/2026) sekitar pukul 16.22 WIB. Sebuah mobil bak terbuka jenis Suzuki Carry tanpa pelat nomor yang diketahui membawa tujuh orang diduga kehilangan kendali hingga menerobos halaman dan menghantam rumah warga.

Kecelakaan tersebut terjadi saat kendaraan melaju dari arah pintu Tol Kalianda menuju Jalan Lintas Sumatera. Sesaat setelah keluar dari kawasan pintu tol, kendaraan diduga mengalami hilang kendali dan bergerak tidak terkendali ke arah kanan jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi, jejak ban yang membekas di permukaan jalan diduga menunjukkan kendaraan sempat membanting setir sebelum keluar dari jalur. Mobil kemudian melompati parit, menghantam gundukan batu di halaman rumah warga, menerobos bagian teras, lalu kembali melaju hingga menabrak bak penampungan air di halaman rumah tetangga.

Kendaraan akhirnya berhenti sekitar 10 meter dari rumah yang pertama kali ditabrak, dengan posisi kendaraan menghadap kembali ke arah jalan raya.

Tujuh Orang di Dalam Kendaraan

Kerasnya benturan mengakibatkan bagian depan Suzuki Carry mengalami kerusakan cukup parah. Bemper dan lampu depan kendaraan terlepas dari dudukannya. Pintu penumpang sebelah kiri ringsek, sedangkan aki yang berada di sisi kiri kendaraan dilaporkan terlepas hingga mengalami kerusakan.

Di dalam kendaraan tersebut diketahui terdapat tujuh orang. Enam penumpang dilaporkan terpental keluar kendaraan dan tergeletak di halaman rumah warga. Sementara pengemudi masih berada di dalam kabin dalam kondisi terjepit.

Warga yang mendengar suara benturan keras langsung mendatangi lokasi. Dalam situasi panik, warga berupaya memberikan pertolongan dan mengevakuasi para korban sebelum seluruh korban dilarikan ke RSUD Bob Bazar Kalianda untuk mendapatkan penanganan medis.

Informasi sementara yang dihimpun menyebutkan, dua orang korban dinyatakan meninggal dunia. Sementara korban lainnya masih menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Hingga berita ini diterbitkan, identitas lengkap para korban belum disampaikan secara resmi oleh pihak berwenang.

Diduga Milik Pondok Pesantren Miftahul Huda

Kendaraan yang mengalami kecelakaan tersebut diketahui merupakan mobil bak terbuka jenis Suzuki Carry tanpa pelat nomor. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lokasi, kendaraan tersebut diduga milik Pondok Pesantren Miftahul Huda.

Namun, terkait status kepemilikan kendaraan maupun tujuan perjalanan ketujuh orang yang berada di dalam mobil, hingga kini belum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.

Pemilik Rumah Selamat, Baru Saja Keluar Bersama Anak

Sementara itu, pemilik rumah yang menjadi lokasi kendaraan menghantam bangunan, Winda, mengaku dirinya bersama anak-anak baru saja meninggalkan rumah beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi.

Winda mengatakan, dirinya kemudian berada di rumah orang tuanya yang lokasinya tidak jauh dari rumah tersebut. Tidak lama berselang, suara benturan keras terdengar dari arah rumahnya.«

“Saya baru saja keluar rumah bersama anak-anak. Tidak lama kemudian terdengar suara tabrakan yang keras. Saat saya melihat ke depan, para penumpang sudah tergeletak di pekarangan rumah,” ujar Winda.

»Beruntung, tidak ada penghuni rumah yang menjadi korban dalam peristiwa tersebut. Namun, bagian teras rumah mengalami kerusakan setelah dihantam kendaraan.

Polisi Selidiki Penyebab Kecelakaan

Kecelakaan maut ini kini dalam penanganan dan penyelidikan aparat kepolisian. Dugaan sementara, kendaraan mengalami hilang kendali sesaat setelah keluar dari kawasan pintu Tol Kalianda hingga akhirnya keluar jalur dan menabrak rumah warga.

Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan belum dapat dipastikan. Polisi masih perlu melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kendaraan, posisi dan kondisi pengemudi, keterangan para saksi, serta rangkaian kejadian sebelum kendaraan kehilangan kendali.

Petugas juga akan memastikan faktor lain yang mungkin berpengaruh terhadap kecelakaan, termasuk kondisi teknis kendaraan dan situasi lalu lintas saat kejadian.

Dua nyawa melayang dalam kecelakaan ini. Sementara sejumlah korban lainnya masih mendapatkan perawatan medis. Peristiwa tersebut sekaligus menyisakan pertanyaan mengenai faktor penyebab kendaraan dapat kehilangan kendali hingga menerobos halaman rumah warga.

Perkembangan terkait identitas korban, kondisi para korban yang masih dirawat, serta hasil penyelidikan kepolisian masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.(A.Muli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *