Iklan DPRD

Polda Lampung Gelar Kapolda Cup E-Sport 2026, Jaring Atlet Terbaik untuk Berlaga di Kapolri Cup

BANDAR LAMPUNG // Pojok30.id // Polda Lampung mulai mematangkan pembinaan atlet olahraga elektronik atau esports melalui Turnamen E-Sport Kapolda Cup Tahun 2026. Ajang tersebut tidak hanya menjadi arena kompetisi antarpeserta dari jajaran kepolisian di wilayah Lampung, tetapi juga menjadi momentum penjaringan atlet potensial yang akan dipersiapkan mewakili Polda Lampung pada ajang Kapolri Cup di Mabes Polri.

Turnamen resmi dibuka di Gedung Serbaguna (GSG) Presisi Polda Lampung, Jumat (17/7/2026). Pembukaan dipimpin Wakapolda Lampung Brigjen Pol. Sumarto yang mewakili Kapolda Lampung.

Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah Pejabat Utama Polda Lampung, pengurus Esports Indonesia (ESI) Provinsi Lampung, Indonesia Esports Association (IESPA) Provinsi Lampung, serta para peserta yang merupakan perwakilan dari seluruh Polres/ta jajaran Polda Lampung.

Dalam sambutannya, Wakapolda Lampung menegaskan bahwa perkembangan teknologi digital telah membawa esports menjadi salah satu cabang olahraga yang mendapat pengakuan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

Perkembangan tersebut, kata dia, harus disikapi secara positif dengan menghadirkan ruang kompetisi yang sehat sekaligus pembinaan yang terarah bagi generasi muda.

Esports, menurut Wakapolda, tidak lagi dapat dipandang sebatas permainan digital. Di dalamnya terdapat berbagai aspek yang dapat membentuk kemampuan dan karakter, mulai dari strategi, kreativitas, konsentrasi, komunikasi, kerja sama tim, hingga sportivitas.

Karena itu, Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 diharapkan menjadi bagian dari proses pembinaan sekaligus pemetaan potensi atlet esports di Provinsi Lampung.”

Turnamen ini merupakan implementasi arahan pimpinan Polri untuk menjadikan esports sebagai sarana pembinaan sekaligus penjaringan bibit-bibit atlet berbakat di daerah yang nantinya mampu bersaing di tingkat nasional,” ujar Wakapolda.

Bukan Sekadar Kompetisi

Lebih jauh, penyelenggaraan Kapolda Cup 2026 juga diposisikan sebagai bagian dari upaya Polda Lampung membangun ekosistem digital yang sehat dan bertanggung jawab.

Di tengah pesatnya perkembangan ruang digital, generasi muda dihadapkan pada berbagai peluang sekaligus tantangan. Karena itu, pemanfaatan teknologi diharapkan diarahkan pada kegiatan yang produktif, kreatif, dan mampu menghasilkan prestasi.

Polda Lampung juga mengajak generasi muda untuk menjauhi berbagai aktivitas negatif yang dapat merusak masa depan, termasuk perjudian online, penyalahgunaan narkoba, penyebaran konten pornografi, penipuan daring, serta berbagai bentuk kejahatan siber lainnya.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa turnamen esports yang digelar Polda Lampung tidak semata-mata berorientasi pada kemenangan dalam pertandingan. Lebih dari itu, kegiatan ini diarahkan menjadi ruang edukasi sekaligus pembentukan karakter generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin cepat.

Wakapolda pun meminta seluruh peserta bertanding secara profesional dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas, integritas, disiplin, dan fair play.”

Kami berharap seluruh peserta menjadikan turnamen ini sebagai ajang menunjukkan kemampuan terbaik dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas, integritas, disiplin, dan fair play. Menang dan kalah adalah hal yang biasa dalam sebuah kompetisi, namun yang paling penting adalah membangun karakter, persaudaraan, dan semangat berkompetisi secara sehat,” tegasnya.

Juara Kapolda Cup Diproyeksikan ke Tingkat Nasional

Turnamen E-Sport Kapolda Cup 2026 diikuti perwakilan dari seluruh Polres/ta jajaran Polda Lampung. Para peserta akan bersaing memperebutkan posisi juara pertama, kedua, dan ketiga.

Namun, persaingan dalam turnamen ini memiliki arti lebih strategis. Para peserta terbaik nantinya akan diproyeksikan untuk mewakili Polda Lampung dalam ajang Kapolri Cup yang digelar di Mabes Polri.

Dengan demikian, Kapolda Cup 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses seleksi dan pembinaan atlet esports di lingkungan Polda Lampung.

Ajang tersebut sekaligus menjadi kesempatan bagi Polda Lampung untuk menemukan talenta-talenta baru yang memiliki kemampuan kompetitif dan berpotensi mengharumkan nama Lampung di panggung esports tingkat nasional.

Polda Lampung berharap kegiatan ini dapat melahirkan atlet-atlet esports berprestasi yang tidak hanya memiliki kemampuan teknis dan strategi permainan, tetapi juga menjunjung tinggi nilai sportivitas serta mampu menjadi representasi positif generasi muda di ruang digital.

Di sisi lain, turnamen ini juga diharapkan memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat, khususnya generasi muda serta komunitas esports.

Kolaborasi dengan ESI Provinsi Lampung, IESPA Provinsi Lampung, komunitas esports, sponsor, dan berbagai pihak terkait dinilai menjadi faktor penting dalam membangun ekosistem esports yang lebih sehat dan berkelanjutan di Lampung.

Kapolda Cup 2026 pada akhirnya tidak hanya berbicara tentang siapa yang menjadi pemenang. Di balik kompetisi tersebut terdapat misi yang lebih besar, yakni mencari dan membina talenta esports daerah, mengarahkan generasi muda agar memanfaatkan teknologi secara positif, sekaligus membuka jalan bagi atlet-atlet Lampung untuk berkompetisi dan mengukir prestasi di tingkat nasional.(A.Muli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *