Iklan DPRD

Di Tengah Kelangkaan Solar, Aktivitas Galian Tanah Uruk di Palas Tetap Berjalan Lancar

LAMPUNG SELATAN – Pojok30.id – Kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar yang dikeluhkan masyarakat di sejumlah wilayah Lampung Selatan memunculkan sorotan terhadap aktivitas usaha galian tanah uruk milik pengusaha berinisial AD di Desa Mekar Mulya, Kecamatan Palas.

Di saat masyarakat dan pelaku usaha kecil mengaku kesulitan mendapatkan solar subsidi di SPBU, aktivitas operasional galian tanah uruk tersebut justru disebut tetap berjalan normal tanpa hambatan.

Pantauan di lokasi menunjukkan alat berat dan dump truk pengangkut tanah uruk masih aktif beroperasi setiap hari. Kondisi ini memicu dugaan di tengah masyarakat terkait penggunaan BBM jenis solar subsidi untuk menunjang aktivitas usaha tersebut.

Warga menduga kebutuhan solar untuk operasional alat berat dan kendaraan pengangkut tanah uruk mencapai jumlah besar. Dugaan itu semakin menguat lantaran aktivitas usaha tidak terlihat terdampak meski pasokan solar subsidi di lapangan disebut langka.

“Kalau masyarakat kecil susah cari solar, tapi aktivitas di sana tetap jalan terus,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Isu penyalahgunaan dan penimbunan BBM subsidi sendiri belakangan menjadi perhatian aparat penegak hukum di Provinsi Lampung. Dalam beberapa bulan terakhir, aparat kepolisian telah mengungkap sejumlah kasus mafia solar subsidi dan dugaan penimbunan BBM ilegal di berbagai daerah.

Bahkan sebelumnya, Polda Lampung pernah mengungkap praktik penimbunan ratusan ribu liter solar ilegal di wilayah Pesawaran yang disebut merugikan negara hingga miliaran rupiah.

Warga meminta aparat penegak hukum dan instansi terkait turun langsung melakukan pemeriksaan terhadap distribusi serta penggunaan BBM pada aktivitas usaha galian tanah uruk tersebut.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak pengelola usaha terkait dugaan penggunaan solar subsidi dalam operasional galian tanah uruk tersebut. (A.Muli).


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *