Iklan DPRD

Sertu Albasir Pimpin Gotong Royong Bersihkan Gudang Ponpes Roudatusolihin Pascakebakaran libatkan TNI, Polri dan Santri

Pojok 30.id – Lampung Selatan Aksi cepat tanggap pasca kebakaran yang melanda Pondok Pesantren Roudatusolihin, Desa Bumi Restu, Kecamatan Palas, langsung ditunjukkan oleh aparat dan masyarakat. Pada Jumat (24/4/2026) pagi sekitar pukul 08.00 WIB, kegiatan gotong royong pembersihan gudang bekas kebakaran digelar sebagai bentuk kepedulian bersama memulihkan lingkungan pesantren.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Babinsa Desa Bumi Restu, Sertu Albasir, dan melibatkan berbagai unsur, di antaranya pengurus MTs Ma’arif Ahmad Mustofa Zuhad, dua personel Polsek Palas dipimpin Aiptu Sindungan, serta para siswa dan santri Ponpes Roudatusolihin. Kehadiran lintas elemen ini menunjukkan kuatnya sinergi antara aparat dan masyarakat dalam menghadapi musibah.

Diketahui sebelumnya, kebakaran hebat terjadi pada Kamis (23/4/2026) malam sekitar pukul 19.30 WIB, saat warga dan santri tengah melaksanakan salat Isya berjamaah. Api diduga berasal dari gudang penyimpanan berkas dan kuat dugaan dipicu korsleting listrik, dengan kerugian material ditaksir mencapai puluhan juta rupiah.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, para peserta bahu-membahu membersihkan puing-puing sisa kebakaran, memilah material yang masih bisa digunakan, serta menata kembali area gudang agar dapat segera difungsikan kembali. Semangat kebersamaan terlihat jelas, terutama dari para santri yang tetap antusias membantu meski masih dalam suasana pasca musibah.

Babinsa Sertu Albasir menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya soal pembersihan, tetapi juga bentuk nyata kepedulian sosial dan upaya mempercepat pemulihan aktivitas pendidikan di lingkungan pesantren. Ia juga mengapresiasi kekompakan semua pihak yang hadir.

Kegiatan gotong royong berakhir sekitar pukul 10.00 WIB dalam keadaan aman, tertib, dan kondusif. Peristiwa ini menjadi bukti bahwa di tengah musibah, semangat kebersamaan masyarakat Palas tetap kuat dan menjadi modal utama dalam bangkit kembali.

(A.Muli)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *